LATAR BELAKANG

“Saat ini paradigma baru adalah “pindahkan pekerjaan ke pekerja, bukan pekerja ke tempat kerja.” Perusahaan Moderen akan melihat keuntungan bekerja jarak jauh dapat meningkatkan bakat mereka, mengurangi ongkos, menaikkan omset, dan meningkatkan produktivitas”

Disaat Pandemi Covid 19 saat ini Pemerintah melakukan berbagai Pembatasan Mobilitas, bertujuan agar menghentikan dan atau mengurangi tingkat Penyebaran Covid 19, hal tersebut menjadi tantangan baru baik bagi Para Pemilik Usaha, Pimpinan Perusahaan, Pimpinan Instansi Pemerintah, maupun bagi para Pekerja, untuk dapat merubah Pola Kerja dan Pola berusaha yang lebih efisien dan efektif.

Salah satu Solusi yang ada adalah dengan melakukan pekerjaan secara Jarak jauh dan Virtual, akan tetapi masih belum efektif, dikarenakan pola yang diterapkan masih berorientasi kepada pola bekerja secara tatap muka.

Remote working sudah diramalkan oleh futurolog Alvin Toffler 40 tahun silam. Dalam bukunya berjudul Third Wave (1980), Alvin Toffler menulis bahwa manusia akan mampu menciptakan teknologi yang dapat mengubah budaya kerja. Kantor dapat beroperasi dengan biaya murah dari rumah dan tempat mana pun. Disokong oleh perangkat teknologi, komputer, hingga peralatan konferensi jarak jauh.

Fakta saat ini, Covid-19 yang menjelma jadi pandemi adalah faktor utama yang memaksa kita mulai belajar meninggalkan kantor, bermigrasi mengadopsi remote working secara masif. Beralih ke kantor virtual berbasis aplikasi yang ada di gawai. Bekerja dari rumah.

Kenapa Penting Kerja Remote?

  • Masa Pandemi Covid 19, perlu pembatasan Interaksi secara Langsung
  • Mampu Mendapatkan para Ahli yang tersebar diberbagai Daerah
  • Pekerja jarak jauh yang hebat adalah pekerja yang hebat
  • Sebagian besar pekerjaaan tidak menghasilkan hal besar berikutnya
  • Lebih Hemat dan Efisien dari segi Biaya dan Waktu
  • Solusi meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja TIM yang bisa dipantau secara remote (tanpa tatap muka atau kehadiran)
  • Sebagian besar pekerjaan tidak terjadi di tempat kerja
  • Orientasi Kerja adalah Output bukan Kehadiran
  • Politik kantor dapat dihindari melalui transparasi.
  • Pola Kerja Terbaik dan akan menjadi Pola Kerja Masa Depan

Kelas ini Penting untuk :

  1. Pimpinan Perusahaan
  2. Pimpinan Instansi Pemerintah, BUMN, Perguruan Tinggi
  3. Pemilik Usaha
  4. Para Startup dan Pelaku UMKM
  5. Para Pekerja & Karyawan
  6. CEO, Manajer, HRD
  7. Pekerja Lepas
  8. Mahasiswa

Waktu Kegiatan

  • 3 sesi Pelatihan
  • Dilaksanakan secara Online (Menggunakan ZOOM)
  • 18 – 20 AGUSTUS 2021
  • 13.00 – 15.00 WIB

Kita akan belajar tentang :

  • Mengapa harus remote working.
  • Kapan dan organisasi seperti apa yang tepat menerapkan remote working.
  • Bagaimana cara berkolaborasi jarak jauh.
  • Apa Tools dan cara kerja remote working.
  • Bagaimana Merekrut dan mempertahankan tim remote.
  • Bagaimana Mengatur pekerja remote

FASILITAS PESERTA

  1. Mengikuti 3 sesi Pelatihan Online
  2. Materi Pelatihan
  3. 3 Video Rekaman Pelatihan
  4. E – Sertifikat

Doorprize / Gamez Berhadiah :

  1. 1 Hand Phone
  2. Uang Tunai Rp. 1.000.000,-
  3. 3 Voucher Pelatihan

HARGA NORMAL:

Rp. 1.850.000,-

PROMO HUT RI :
Rp. 175.000,-

Segera Mendaftar

+62


Penyelenggara Kegiatan

Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) merupakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan resmi yang berdiri sejak tahun 2005, dan telah Tersertifikasi ISO 9001 : 2015 bidang Manajemen Mutu, serta ISO 21001 : 2018 bidang Pendidikan dan Pelatihan, serta telah Ter Akreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI, untuk kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan dan Sertifikasi Barang/ Jasa pemerintah. Saat ini telah memiliki Alumni sebanyak 1.600.230 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, LPKN juga telah medapatkan 2 Rekor MURI, dalam penyelenggaraan Webinar dengan jumlah Peserta lebih dari 150.000 orang.

Kunjungi juga website kami di www.LPKN.id

KONTAK
Kantor : 021 – 47862224
Panitia : 0811-9623-022
WhatsApp : 628119623022

Pengunjung Hari Ini : 53
Pengunjung Online : 1
Total Pengunjung : 6.472


© Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional: 2020.